Gereja Katedral Notre Dame adalah gereja yang menjadi pusat ibadah umat Paris. Tidak hanya menjadi tempat ibadah, gereja Notre Dame menjadi destinasi wisatawan mancanegara untuk melihat kemegahan gereja arsitektur gotik.
Gereja Notre Dame dibangun di area reruntuhan dua gereja sebelumnya pada abad ke-12. Inisiasi pembangunan diprakarsai oleh Uskup Maurice de Sully, setelah meyakinkan Raja Louis VII untuk memenuhi kebutuhan jemaat gereja di Perancis.
Pengerjaan dimulai dari tahun 1163 dengan ditandai peletakan batu pondasi oleh Paus Alexander III. Kemudian tambahan fasad barat, area paduan suara, hingga bagian tengah gereja dikerjakan pada tahun 1250. Selesai pada tahun 1345.
Pembangunan gereja ini tidak hanya sebagai simbol peradaban umat katolik di Paris, namun menjadi bagian penting dari perkembangan arsitektur gotik. Terbukti dari berbagai studi kasus yang menggunakan Notre Dame sebagai subjek pembelajaran.
Pembelajaran studi kasus Notre Dame hampir terhenti untuk selamanya ketika insiden kebakaran pada 15 April 2019. Bencana ini mengakibatkan sebagian atap katedral runtuh dilahap api. Sistem alarm bangunan tidak berfungsi dengan baik, tidak tersedia sistem fire hydrant, dan kondisi bangunan termakan usia memperparah gejala tersebut.
Namun, diluar dugaan, Ubisoft menawarkan bantuan restorasi dengan memakai footage database Gereja Notre Dame dari game Assassin’s Creed Unity.
Baca Juga : Kapan Waktu Terbaik Membeli Franchise Assassin’s Creed?
Menyelamatkan Notre Dame Dengan Desain Video Game

Gereja Notre Dame ditampilkan dalam game Assassin’s Creed Unity. Bangunan ini menjadi simbol penting dalam perjalanan cerita yang bertemakan Revolusi Prancis.
Berdasarkan hal tersebut, desain Notre Dame dalam AC Unity dapat digunakan sebagai dasar untuk restorasi bangunan aslinya setelah insiden kebakaran.
Keyakinan dapat didukung oleh penuturan Caroline Mousse, design artist yang menghabiskan dua tahun untuk mengamati setiap detail akurat gereja Notre Dame agar tampak nyata ketika muncul dalam game.
Mengingat insiden kebakaran yang menghanguskan atap gereja, Maxime Durant, World Building Director Ubisoft mengungkapkan bahwa desain digital dari AC Unity tidak dapat mengembalikan 100% ke wujud aslinya.
Maxime menuturkan desain dari game dibuat dalam versi video game. Pengerjaan Assassin’s Creed Unity adalah dengan meneliti referensi sejarah dari pembuatannya sampai abad ke-18, terutama selama era Revolusi Perancis.
“Kami menciptakan kembali monumen tersebut dengan artefak dan foto, jadi kami tidak membutuhkan monumen lengkap. Kami tidak menampilkan semua aspek monumen dengan detail yang tepat, jadi sulit untuk mengatakan apakah ada hal-hal yang hilang yang muncul dalam permainan” Ujarnya.
Apabila dibandingkan dengan versi sejarawan, bisa jadi berbeda jauh dengan yang ditampilkan oleh Ubisoft. Selalu ada tantangan bagaimana membangun persepsi bangunan dari masa lalu hingga masa sekarang, tak terkecuali Gereja Notre Dame.
Baca Juga : Spesifikasi Assassin’s Creed Unity
Notre Dame muncul dalam Assassin’s Creed Unity

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, Gereja Notre Dame ditampilkan secara utuh dalam game Assassin’s Creed Unity.
Assassin’s Creed Unity mengambil latar cerita Revolusi Prancis. Mengisahkan protagonis Arno Dorian yang ingin menebus dosa masa lalu.
Perjalanan penebusan dosa membawanya ke Brotherhood Assassin. Disanalah ia menemukan fakta bahwa ayah kandungnya adalah seorang Assassin, bernama Charles Dorian.
Kemudian, ia mengambil sumpah untuk hidup dengan filosofi Assassin. Mencari jalan untuk membersihkan dosa masa lalu serta menghentikan pengaruh Templar di Paris.
Game Assassin’s Creed Unity tersedia di Steam. Anda dapat mengunggah dan memainkannya melalui PC Gaming.
Sebelum membeli AC Unity di Steam, pastikan saldo Steam Wallet Anda terpenuhi. Kalau belum, bisa kali Top Up Steam Wallet di sini.
