Membeli PS5 pada kondisi ekonomi dunia sedang porak-poranda bukan keputusan yang mudah. Harga console dan game terlihat mahal karena kurs rupiah melemah di mata dolar AS. Situasi ini menyulitkan dalam menentukan alokasi keuangan.
Terlepas dari harga PS5 yang melambung tinggi, performa masih sangat layak, dan console memiliki fungsi ganda untuk pemutar media maupun layanan streaming. Namun, dibalik sisi fungsionalnya terdapat sejumlah keraguan pada konsumen ketika ingin membeli PS5.
Sama halnya dengan produk teknologi lainnya, PlayStation 5 memiliki limitasi yang dapat mengurangi pengalaman pengguna. Salah satunya adalah keterbatasan backwards compatibility atau memainkan game lawas dari seri pendahulu. Kendala semacam ini menjadi aspek petimbangan Anda saat beli PS5 di tengah kondisi kelangkaan RAM.
Nah, pertanyaan yang menjadi dasar adalah mengapa Membeli PS5 dalam kondisi saat ini sangat tidak worth it.

Harga PS5 baru lebih mahal dari harga awal
Sony telah mengumumkan bahwa harga PS5 mengalami kenaikan karena dampak kebijakan ekonomi global yang mengganggu rantai pasokan.
Tercatat, Sony sudah melakukan perubahan harga jual PS5 pada Agustus 2025 dan April 2026. Kenaikan pertama terjadi pada Agustus 2025 karena kebijakan Trump Tariff, kedua pada April 2026 karena kelangkaan RAM akibat permintaan masif perusahaan AI.
Sebagai perbandingan, PS5 saat pertama kali diluncurkan memiliki harga jual $399,99 dan $499,99 di tahun 2020. Per tahun 2026, harga jualnya naik menjadi $599,99 dan $649,99. Apabila diubah dalam kurs Rupiah dan inflasi, kenaikan harga ini berdampak signifikan.
Membeli PlayStation 5 bekas menjadi solusi praktis karena dijual lebih murah, sehingga Anda dapat menghemat pengeluaran tertentu. Walaupun dalam kondisi pasar, harganya tetap terasa mahal. Tetapi secara perbandingan, Anda dapat menghemat sampai ratusan ribu rupiah.
Baca Juga :8 Rekomendasi Gamepad PC Wireless Terbaik untuk Main PS2
Game fisik untuk PS5 mulai ditanggalkan
Gamer casual melihat produk DVD fisik sebagai media bermain dan koleksi. Tetapi masa-masa tersebut akan hilang di console PS5.
Pasalnya, Sony sudah mengumumkan bahwa mulai Januari 2028, tidak ada judul game yang diproduksi dalam bentuk cakram. Sebagai gantinya, produk game hanya tersedia dalam format digital.
Game dalam bentuk cakram menjadi identitas bagai gamer calusal yang tumbuh di eranya. Kemudian masuklah produk digital sebagai kemudahan untuk bertransaksi.
Sony PlayStation menyiapkannya melalui PlayStation Store, yang mana Anda membeli semua game PlayStation melalui tempat tersebut. Sepintas proses transaksi makin mudah karena cepat dan serba digital, tetapi konsekuensinya adalah terjadi monopoll perdagangan akibat pembelian melalui satu pintu.
Spesifikasi teknis PS5 tidak kompatibel dengan game keluaran terbaru
PlayStation 5 masih menjadi seri console keluaran Sony paling akhir. Versi terakhir bulan masuk dalam jajaran produk Sony dengan performa terbaik. Posisinya sekarang sudah digantikan oleh PS5 Pro.
Kelebihan PS5 Pro adalah GPU lebih besar, RAM lebih cepat, dan kapasitas penyimpanan dua kali lebih besar. Tetapi harga jualnya lebih mahal, terutama untuk versi disc drive.
Judul game skala besar (AAA) keluaran sekarang akan diarahkan ke versi Pro karena lebih kompatibel. Sekarang ini, lebih dari 200 judul game dengan label ‘PS5 Pro Enhanced” yang menawarkan meningkatkan frame rate lebih tinggi, ray tracking, dan optimasi performa.
Kemudian, Anda mungkin tidak menunggu pengunguman rilis PlayStation 6. Selain belum menentukan tanggal rilis resmi, krisis RAM menjadi alasan untuk menunda membeli. Oleh karena itu, menunggu kondisi ekonomi membaik menjadi tepat.
Baca Juga : Mending Rakit PC atau Beli Console
Tidak bisa memainkan game eksklusif Sony pada hari pertama rilis melalui PS Plus
Hal lain yang menjadi pertimbangan membeli PS5 adalah fitur PS Plus. Ada satu ketentuan yaitu game orisinil tidak langsung ditampung di PS Plus, Anda harus menunggu sampai game tersebut masuk dalam daftar. Sehingga, Anda harus membeli game secara terpisah melalui publisher.
Jadi, jika Anda menunggu Ghost of Yōtei, Anda harus bayar biaya lebih untuk beli di platform lain atau menunggu beberapa bulan untuk masuk ke PS Plus.
Pilihan terbatas karena kemunduran kompatibilitas
Ada anggapan kalau memiliki PS5, otomatis bisa langsung mengakses ekosistem PlayStation secara menyeluruh, terutama judul-judul game lawas. Sayangnya, konsepnya tidak seperti itu. Anda hanya bisa memainkan beberapa judul game lawas di PS5.
Selain itu, model PS5 yang memakai cakram hanya mendukung produk fisik dari judul game PlayStation 4 dan PlayStation 5. Kalau mau main game PS2 di console PS5 adalah beli versi digital lewat PS Store atau PS Plus melalui “Classic Catalog”
Hanya saja, judul yang ditawarkan sangat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu. Ini menandakan Anda bisa saja kehilangan akses game tersebut.
Namun, forum komunitas memiliki solusi lain dengan suntuk game lawas aga bisa dimainkan di PS5.
