Apakah Anda mulai merasakan kenaikan harga produk teknologi semacam laptop, ponsel, maupun game console secara signifikan. Anda bisa beranggapan kalau ini terjadi karena inflasi. Tetapi ketika ditelusuri lebih jauh, penyebab adalah harga RAM naik.
RAM menjadi komponen penting karena berfungsi tempat penyimpanan data sementara.Tanpa RAM, maka produk teknologi tidak dapat berfungsi dengan baik. Mengetahui hal ini, produsen produk teknologi menaikan harga jual karena ingin menyesuaikan dengan harga komponen. Contoh paling terasa adalah saat Sony menaikan harga jual PS5 pada Mei 2026.
Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah apa yang menyebabkan harga RAM mulai naik. Lalu apa dampak yang dirasakan oleh pasar terkait kondisi ini?
Baca Juga : Perbedaan Laptop RAM 8GB dan RAM 16GB
Penyebab harga RAM naik

Kenaikan harga RAM terjadi karena dua kondisi yaitu permintaan dalam pengerjaan infrastruktur AI dan produksi RAM DDR4 berhenti secara bertahap.
Permintaan perusahaan AI
Perusahaan AI membutuhkan RAM dalam jumlah banyak supaya AI model mereka tetap berjalan. Hal ini karena pengguna AI secara masif membuat kebutuhan kapasitas memori skala besar menjadi prioritas.
Mengetahui hal ini, produsen RAM kebanjiran pesanan produksi untuk perusahaan AI. Sebagai konteks, proyek Stargate milik OpenAI telah mengamankan RAM sampai 900.000 wafer DRAM per bulan dari Samsung dan SK Hynix. Angka ini sudah menyumbang 40% dari ouput DRAM Global.
Microsoft, Google, Amazon, dan Meta sudah melakukan pemesanan pasokan RAM global sampai 2027. Proyeksi pengeluaran mendekati US$700 miliar. Sebagian besar anggaran tersebut langsung ke pembelian chip memori.
Pembelian RAM secara masif oleh perusahaan besar membuat lonjakan pasar memori global mencapai US$551,6 miliar.
Produksi RAM DDR4 berhenti
RAM mengalami transisi menuju DDR5 untuk komponen modern. Produsen RAM beralih ke DDR5 karena memiliki kapasitas lebih besar, kecepatan lebih tinggi, dan efisiensi daya lebih baik untuk memenuhi kebutuhan perangkat komputer.
Hal ini membuat produksi RAM DDR4 berkurang. Akibatnya, stok RAM DDR4 menjadi langka dan menyebabkan kenaikan harga RAM DDR4. Lonjakan harga lebih dari 50% sejak paruh kedua tahun 2026.
Berikut adalah gambaran harga RAM DDR4 akibat kelangkaan
| Kapasitas RAM DDR4 | Rentang Harga |
| 4GB | Rp470.000 – Rp750.000 |
| 8GB | Rp740.000 – Rp1.100.000 |
| 16GB | Rp2.000.000 – Rp2.500.000 |
Dampak geopolitik
Salah besar jika politik tidak dapat mempengaruhi kehidupan penjual RAM. Faktanya, politik dapat membuat harga ram naik. Ini terjadi pada saat perang dagang AS-Tiongkok dan guncangan pasokan helium timur tengah.
Hambatan fisik akibat konflik di Timur tengah terjadi karena serangan militer yang melumpuhkan kota industri Ras Laffan di Qatar, yang mana menyumpang sepertiga pasokan helium global. Akibat dari konflik ini adalah pengiriman helium terhenti sehingga biaya produksi RAM meningkat, yang nantinya berimbas pada harga jual di pasar.
Perang dagang AS-Tiongkok telah memecah pasar semikonduktor secara struktural. Amerika Serikat membatasi pengiriman High-Bandwidth Memory dan peralatan pembuatan chip ke Tiongkok. Sebagai bentuk balasan, Tiongkok melakukan pengendalian ekspor ketat pada bahan-bahan semikonduktor yang mana harga dapat melonjak sampai 550%. Yang mana secara langsung akan menaikan biaya operasional.
Baca Juga : Mending Rakit PC atau Beli Console In This Economy
Dampak dari harga RAM naik
Kenaikan harga RAM mempengaruhi perputaran ekonomi produk teknologi di seluruh dunia. Dampak yang paling terasa adalah harga jual perangkat teknologi seperti handphone, laptop, maupun console mengalami kenaikan.
Arnold Su, Wakil Presiden unit bisnis ASUS di India memperkirakan harga perangkat ASUS akan naik 45% pada Q3 tahun 2026, jika dibandingkan dengan Desember 2025. Perubahan ini terjadi akibat lonjakan harga RAM.
“Pada kuartal kedua, kami memperkirakan harga jual bagi konsumen akan naik 20-30%. Penyebab utamanya adalah lonjakan harga RAM dan SSD. Kenaikan ini secara signifikan membuat harga RAM dan SSD lebih mahal daripada CPU, yang mana kondisi ini belum pernah terjadi sebelumnya” Ujar Arnold
Apakah harga RAM dapat kembali stabil
Saat ini, belum ada jawaban resmi apakah harga RAM akan turun drastis ketika gelembung AI pecah. Apabila ini terjadi, maka produsen RAM akan menghadapi krisis terkait dampak tersebut.
SEO SK Hynix, Kwak Noh-Jung mengatakan bahwa situasi akan memburuk pada tahun 2027 karena pasokan RAM sudah habis terpesan oleh perusahaan besar. Ia juga memperkirakan permintaan akan melebihi pasokan sampai tahun 2030.
Dapat dikatakan, harga RAM akan terus mengalami kenaikan selama permintaan RAM makin besar daripada jumlah pasokan yang tersedia. Apabila ini terus terjadi membuat perangkat teknologi akan semakin mahal karena biaya produksi membengkak.

[…] Rakit PC dengan spesifikasi yang mendukung kualitas 1080p-1440p mengalami perubahan drastis. Penyebab utama adalah kenaikan harga RAM karena pengaruh industri AI. […]