Perbedaan Prosesor AMD Ryzen Seri U vs Seri H

Perbedaan Prosesor AMD Ryzen Seri U dan Seri H

Prosesor AMD Ryzen telah menjadi aspek pertimbangan ketika memutuskan membeli laptop baru. Sama halnya dengan produk teknologi pada umumnya, setiap komponen memiliki seri sebagai penamaan.

Penamaan seri pada prosesor AMD memiliki tujuan untuk memudahkan pengguna mengklasifikasi laptop sesuai kebutuhannya. Tetapi Anda tidak perlu bingung soal nama seri, karena Anda dapat mengetahui kelebihan laptop prosesor AMD Ryzen melalui serinya. 

Prosesor AMD Ryzen

Perbedaan Prosesor AMD Ryzen Seri U dan Seri H

AMD Ryzen memiliki kode angka di belakangnya yang merepresentasikan tingkatan performa. AMD Ryzen 3 adalah tingkatan ekonomis, sedangkan AMD Ryzen 9 adalah CPU paling bertenaga di generasi sekarang.

Selain kode angka, terdapat kode Alfabet yang menjadi kode untuk merepresentasikan informasi terkait performa prosesor AMD. Dalam konteks ini, akan berfokus pada perbedaan prosesor AMD Ryzen Seri U dan Seri H.

Lalu, apa perbedaan AMD Ryzen Seri U dan Seri H?

AMD Ryzen U

Prosesor AMD Ryzen U menjadi varian  CPU yang terjangkau serta memiliki konsumsi daya rendah. Kode U memiliki arti Ultra Low Power, menawarkan daya tahan baterai tinggi dengan panas keluar paling sedikit. 

Prosesor Seri U lebih hemat daya konsumsi listrik, membuat durasi pemakaian laptop lebih lama. Tidak perlu lagi pusing nyari tempat colokan untuk mengisi baterai. 

Contoh laptop yang memakai prosesor AMD Ryzen seri U

  • ASUS Vivobook Go 14 (Ryzen 3 7320U)
  • Lenovo IdeaPad Slim 3 (Ryzen 5 7520U)
  • Lenovo ThinkPad E14 (Ryzen 7 7730U)
  • ASUS Vivobook S 14 OLED

AMD Ryzen H

Prosesor AMD Ryzen H memiliki keunggulan dari segi performa daripada ketahanan baterai. Konsumsi daya lebih besar dengan TDP mencapai 54 watt. Hal ini terlihat dari laptop AMD Ryzen H punya bobot lebih berat, tebal, dan menghasilkan bising dari kipas.

Performa laptop menjadi lebih baik, dengan kecepatan clock tinggi, sistem pendingin lebih baik, dan memiliki pasokan daya lebih besar. Namun konsekuensinya adalah ketahanan baterai lebih sedikit, boros daya listrik, dan lebih sering cari colokan listrik untuk mengisi daya baterai.

Contoh laptop yang memakai prosesor AMD Ryzen seri U

  • ASUS ROG Strix G15/G16 (Ryzen 7 / Ryzen 9 H-Series)
  • ASUS Vivobook Pro 14/15 OLED (Ryzen 5 5600H / Ryzen 7 5800H)
  • Lenovo Legion 5 / 5 Pro (Ryzen 7 6800H / 7840HS)
  • Acer Nitro 5 (Ryzen 5 / Ryzen 7 H-Series)
  • HP Victus 15 (Ryzen H-Series)

Manakah prosesor yang cocok untuk drafter

Setelah mengetahui perbedaan klasifikasi prosesor laptop AMD Ryzen, berikutnya adalah mengukur sesuai kebutuhan. Anda dapat memulai mencari dengan tingkatan prosesor.

AMD Ryzen 3 sampai AMD Ryzen 5 merupakan pilihan untuk Anda dengan kondisi keterbatasan anggaran, kemudian Ryzen 7 atau Ryzen 9 layak masuk pertimbangan kalau tidak memiliki masalah biaya.

Setelah menentukan varian, berikutnya adalah membaca kode huruf pada prosesor. Jika pekerjaan Anda sering berada di lapangan yang jauh dari sumber listrik, Ryzen Seri U layak menjadi pertimbangan. Secara penggunaan dan bobot laptop tidak memberatkan Anda.

Sedangkan kalau pekerjaan Anda banyak dilakukan di dalam ruangan serta mengharuskan proses rendering gambar, laptop AMD Ryzen Seri H adalah jawabannya. Sebab pekerjaan tersebut sangat mengandalkan performa laptop.

By Ishak Okta Sagita

Mechanical Engineers seamlessly transition into the role of an SEO Content Writer to adeptly link technical products with a diverse audience.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Laptop Full Set