Masalah keuangan dapat terjadi kepada siapa saja tanpa pandang kondisi. Terutama jika Anda adalah seorang freelancer drafter.
Freelancer drafter pun tak luput dari permasalahan keuangan. Walau sekali project dapat menghasilkan uang banyak tetap tidak ada kenyamanan.
Secara alamiah, freelancer mendapat uang dari menyelesaikan project. Namanya, project freelancer tidak selalu menghasilkan nilai yang sama. Sekali waktu Anda mendapatkan proyek bernilai ratusan juta rupiah, namun ada kalanya mendapat jutaan rupiah saja.
Ketidakpastian proyek dapat mengganggu stabilitas keuangan Anda. Agar tidak larut dalam masalah ketidakpastian, Anda dapat mengenali apa saja masalah keuangan pada freelancer drafter.
Setelah menemukan letak masalahnya, barulah Anda dapat mengatur keuangan agar tetap aman walau jarang ambil proyek drafter.
Masalah keuangan yang melanda freelancer drafter

Freelancer drafter punya kebebasan dalam mengatur ritme kerja. Kebebasan ini tidak datang begitu saja, sebab harga yang harus dibayar adalah perubahan pemasukan.
Terlepas Anda adalah freelancer dengan banyak klien maupun pemula, masalah keuangan tak dapat dihindarkan. Dengan kata lain, freelancer rawan terkena financial anxiety.
Financial anxiety adalah istilah ketika Anda tertekan karena masalah keuangan yang sulit terselesaikan. Perasaan yang ditimbulkan adalah cemas, gelisah dan stress berlebihan.
Masalah financial anxiety dapat dikurangi jika dapat mengenali masalah keuangan yang Anda alami. Berikut ini adalah tanda-tanda masalah keuangan yang sering melanda freelancer.
Pendapatan tidak tetap atau bervariasi
Tantangan paling terasa bagi freelancer drafter adalah pendapatannya bervariasi alias tidak tetap. Skema kerja yang berbasis proyek membuatnya tidak mendapatkan bayaran tetap, melainkan sesuai kesepakatan nilai yang diajukan.
Ketidakpastian pemasukan membuat freelancer drafter sulit mengatur pengeluaran rutin. Inilah yang membuat Anda rawan kena financial anxiety.
Mengurus kerumitan perhitungan pajak
Freelancer drafter seperti Anda juga dikenakan pajak penghasilan. Mengurus pajak jauh lebih sulit jika Anda tidak familiar dengan perpajakan.
Walau pendapatan freelancer tidak pasti, apakah juga harus membayar pajak? Jawabannya adalah iya. Tetapi bagaimana detailnya?
Melansir dari kontrakhukum.com, freelancer membayar pajak secara mandiri. Langkah pertama adalah menghitung pelaporan pajak secara mandiri atau self assessment.
Beban kerja tidak konsisten
Inkonsistensi beban kerja terjadi ketika Anda mendapatkan berbagai proyek yang harus diselesaikan dalam waktu yang sama. Masalahnya setiap proyek memiliki beban kerja yang tidak berimbang.
Selain jumlah proyek, ada kalanya kondisi ekonomi yang lesu membuat pekerjaan Anda terasa berat. Ini ditandai dengan beban kerja tinggi namun bayaran menyusut.
Dampak ini membuat Anda mengalami kesulitan mengelola keuangan. Terutama jika Anda bekerja di industri dengan kondisi pasar yang lesu.
Klien telat kirim transferan
Freelancer drafter rawan dilanda telat transfer gaji. Masalah keterlambatan akan berimbas pada masalah arus kas pribadi.
Hal ini makin diperparah dengan jadwal pembayaran yang berbeda-beda. Terkadang pembayaran gaji selesai setelah proyek, namun ada juga pencairan baru selesai beberapa bulan kemudian.
Kendala ini menyebabkan Anda kesulitan mengatur pengeluaran untuk keberlangsungan hidup.
Tidak mendapatkan manfaat seperti pekerja tetap
Freelancer tidak mendapatkan manfaat dan fasilitas seperti karyawan kantoran. Jika Anda bekerja kantoran, maka mendapatkan hak cuti, jaminan kerja, dan manfaat lainnya.
Sementara, freelancer harus mengurusnya seorang diri. Walaupun Anda ingin mengurusnya, dapat menghabiskan biaya tidak sedikit.
Tidak ada dana darurat
Freelancer berisiko tidak memiliki dana darurat karena kondisi keuangan yang tak pasti. Nihilnya dana darurat akan menjadi masalah jika Anda memiliki pengeluaran tak terduga.
Operasional dan fasilitas kerja ditanggung sendiri
Walaupun sudah berhemat, freelancer drafter harus menanggung biaya operasional sendiri. Peralatan kerja, software gambar, kendaraan, laptop, training, sampai akomodasi harus memakai uang pribadi.
Berbeda jauh dengan karyawan perusahaan yang maka mendapatkan uang operasional atau tunjangan untuk membantu pekerjaan. Dengan itu, tidak harus pusing ngatur uang untuk perjalanan dinas sampai alat kerja.
Biaya marketing
Freelancer mengerjakan semua hal seorang diri, termasuk mencari klien. Efeknya, Anda harus membuat strategi marketing diluar urusan pekerjaan.
Dalam menjalankan strategi marketing ada biaya yang harus keluar. Mulai dari membuat website untuk portofolio drafter, mengiklankan jasa melalui platform online, dan membangun personal branding di media sosial.
Biaya yang keluar sangat bervariasi tergantung dari aktivitas marketing yang dijalankan. Makin beragam aktivitasnya, makin besar biayanya.
Cara mengatur uang untuk freelancer drafter

Masalah keuangan selalu terjadi kapan saja. Walau begitu bukan artinya freelancer hanya berdiam diri meratapi nasib.
Anda dapat melakukan beberapa penyesuaian untuk mengatur uang agar tidak kesulitan di kemudian hari. Maka dari itu, perlu bagaimana Anda mengetahui cara mengatur uang untuk freelancer drafter.
Audit sumber pemasukan sebagai freelancer
Pemasukan freelancer tidaklah pasti baik dari segi nominal maupun jumlah proyek. Ketidakpastian ini dapat Anda kelola melalui audit sumber pemasukan.
Kenali darimana saja sumber pemasukan Anda sebagai freelancer drafter. Catat darimana saja sumber uang masuk, terlepas dari sumber dan jumlah nominalnya.
Apakah Anda mendapatkan pemasukan dari pengerjaan proyek, hasil investasi, penjualan produk, adsense dari Youtube, atau yang lainnya?
Dari sana, Anda bisa menyimpulkan dari mana asal sumber pendapatan. Berapa besar nominalnya, berapa nilai tertinggi dan terendahnya.
Buat anggaran pengeluaran
Kemudian, buatlah anggaran pengeluaran secara mendetail. Utamakan untuk pengeluaran pokok, tagihan, tabungan, dan biaya lainya.
Membuat anggaran pengeluaran membantu Anda dalam melihat dan mengendalikan pengeluaran agar kondisi keuangan tetap terjaga. Anda dapat membuat dengan tulis tangan maupun memanfaatkan teknologi pencatat keuangan online.
Catat pengeluaran secara detail
Mengingat sumber pemasukan yang tak pasti, penting untuk mencatat berapa uang yang Anda keluarkan selama satu bulan. Jika Anda memakai metode angka pasti, dapat merusak pola manajemen uang yang membuat Anda mengalami financial anxiety
Pencatatan juga membantu Anda melihat mana saja pengeluaran terbesar dan terkecil. Manakah pengeluaran yang dapat dihentikan, atau dialihkan ke bagian lain yang lebih penting.
Teknik kakeibo adalah cara terbaik untuk mencatat pengeluaran secara rinci. Anda cukup menuliskan berapa nominal pengeluaran harian di buku financial. Tulis sedetail mungkin!
Selain memakai teknik pencatatan keuangan Jepang, teknologi uang digital tersedia catatan mutasi untuk melihat rekam jejak pengeluaran Anda. Cara ini cocok untuk penggiat cashless.
Sisihkan untuk dana darurat
Dana darurat adalah salah satu pondasi keuangan dalam teori piramida keuangan. Fungsinya dana darurat untuk mengantisipasi ketika Anda mulai sepi proyek.
Freelancer drafter perlu menyiapkan dana darurat setelah mendapatkan pemasukan. Jumlah dana darurat menyesuaikan kondisi Anda. Berikut adalah nominal dasar untuk menyiapkan dana darurat.
- Belum menikah: 3–6 kali pengeluaran bulanan
- Sudah menikah: 6–9 bulan pengeluaran bulanan
- Sudah menikah dan memiliki anak: 9–12 bulan pengeluaran bulanan
Setelah menentukan nominal dana darurat, simpan dana tersebut ke rekening khusus agar tidak tercampur dengan rekening harian. Tetapi jika Anda malah membuat rekening baru, menyiapkan dana darurat dengan reksadana juga dianjurkan.
Manfaatkan teknologi keuangan
Kemajuan zaman membuat banyak teknologi keuangan. Anda dapat menggunakannya untuk melacak pengeluaran dan pemasukan serta pengaturan keuangan.
Teknologi keuangan membantu melihat kondisi keuangan Anda secara real. Bahkan, pengembang aplikasi membuat tampilan aplikasi makin intuitif untuk memudahkan pengecekan kondisi keuangan.
Menyiapkan proteksi asuransi kesehatan
Freelancer drafter perlu menyiapkan asuransi kesehatan untuk menjaga kondisi keuangan Anda. Apabila Anda terjadi masalah kesehatan, keuangan Anda masih tetap berdiri tegak.
Dalam konteks asuransi kesehatan, seminimal mungkin punya BPJS kesehatan. Tetapi jika Anda punya uang lebih, silahkan saja tambahkan dengan asuransi kesehatan swasta.
Evaluasi dan kelola
Terakhir, evaluasi pengelolaan keuangan Anda secara teratur. Cari tahu manakah titik keuangan yang dapat diubah berdasarkan catatan keuangan Anda.
Lakukan evaluasi hingga kondisi keuangan Anda terkendali. Jika keuangan terkendali, maka Anda bisa fokus membangunr reputasi sebagai freelancer drafter.
Kesimpulan
Mengatur keuangan untuk freelancer drafter sangat penting pemasukannya seperti gelombang sinus. Ketidakpastian ini dapat diketahui mulai dari audit sumber pendapatan, kemudian membuat rencana pengeluaran dan pengaturan keuangan. Jika perlu, manfaatkan teknologi keuangan untuk membantu mengelola uang Anda.
Sumber
“4 Cara Mengatur Keuangan Ala Freelancer Tanpa Perlu Khawatir Setiap Bulan | Blog Makmur.” Makmur.id, 2024, www.makmur.id/id/blog/artikel/4-cara-mengatur-keuangan-ala-freelancer. Accessed 21 Mar. 2025.
ARQWealth. “ARQ Wealth Advisors.” ARQ Wealth Advisors, 25 May 2022, arqwealth.com/best-financial-planning-tips-for-engineers-in-2022/. Accessed 21 Mar. 2025.
Mariska. “Apakah Freelancer Wajib Bayar Pajak? Ini Jawabannya.” Kontrak Hukum, 29 Nov. 2022, kontrakhukum.com/article/pajak-freelance/. Accessed 21 Mar. 2025.
“Penyebab Dan Cara Mengatasi Financial Anxiety.” DBS, 2024, www.dbs.id/digibank/id/id/articles/penyebab-dan-cara-mengatasi-financial-anxiety. Accessed 21 Mar. 2025.
Raharjo, Budi. “Atur Cash Flow Untuk Freelancer: Langkah Menuju Stabilitas Finansial – Jenius.” Jenius.com, 2024, www.jenius.com/highlight/detail/atur-cash-flow-untuk-freelancer-langkah-menuju-stabilitas-finansial. Accessed 21 Mar. 2025.
Solomon, Lyle David. “Freelance Finances: Managing Money in the Gig Economy.” Ovlg.com, 25 July 2023, www.ovlg.com/blog/freelance-finances-managing-money.html.
Yaung, Meitilda. “Tips Mengatur Keuangan Freelancer.” Pina.id, 2025, pina.id/artikel/detail/tips-mengatur-keuangan-freelancer-vvuza0ec9l0. Accessed 21 Mar. 2025.