Memahami cara menggambar isometrik merupakan hal penting. Tujuan gambar isometrik adalah sebagai pedoman dasar dari pandangan gambar teknik dua dimensi.
Gambar isometrik menjadi alat untuk mengkomunikasikan produk kepada klien. Tampilan dapat mengakomodir segala sisi aspek komponen.
Agar berhasil melakukannya, kamu perlu mengetahui cara menggambar isometrik. Demi memudahkanmu, berikut ini cara dan aturan pembuatan gambar isometrik.
Cara menggambar isometrik

Langkah pertama menggambar isometrik dengan menentukan ukuran dan proporsi benda. Gambarlah sumbu horizontal, vertikal, dan kedalaman yang berpotongan pada sudut 120 derajat.
Kedua, buatlah sketsa tepi dan garis luar objek. Pastikan garis-garis yang mewakili tepi sejajar dengan sumbu gambar isometrik.
Melansir dari onestopndt.com, berikut ada tiga cara menggambar isometrik.
Menggambar manual
Menggambar proyeksi isometrik secara manual jelas beda dengan bikin sketsa pandangan biasa. Pengerjaannya tidak hanya mengandalkan penggaris lurus biasa.
Senjata wajib untuk mengambar proyeksi isometrik adalah penggeris segitiga bersudut 30,60, 90, dan penggaris T. Kedua alat ini berfungsi memberi akurasi tarikan garis sejajar dan menjaga kemiringan tetap presisi di sudut 30 derajat. Tanpa alat tersebut, proyeksi isometrik akan melenceng dari standar teknis.
Menggambar menggunakan software
Selain gambar manual, kamu bisa menggambar dengan software. Contoh yang banyak digunakan adalah AutoCAD, Solidworks, dan Sketchup.
Mula-mula, mulai dengan mengatur lembar kerja dengan kisi isometrik. Atur sudut yang sesuai sehingga gambar yang kamu buat sesuai dengan pandangan isometrik.
Tambahkan pula simbol, label, dan anotasi untuk ngasih kejelasan gambar. Manfaatkan fitur snap-to-grid dan angle-lock untuk mempertahankan sudut dan proporsi yang benar.
Mengatur sudut dan proporsi
Terlepas memakai cara manual atau software, aspek penting menggambar isometrik adalah mempertahankan sudut yang benar.
Perhatikan garis sejajar demi menjaga sudut 120 derajat. Ini merupakan konsep dasar gambar isometrik.
Terlepas memakai cara manual atau software, kunci utama menggambar isometrik adalah konsistensi sudut dan skala. Satu hal penting yang sering keliru adalah gambar isometrik tidak sama dengan gambar perspektif.
Dalam pandangan isometrik, tarikan garis yang sejajar akan tetap sejajar dan tidak akna menyempit. Artinya, bagian objek yang letaknya lebih jauh di gambar tidak akan menyusut dan menegcil.
Skalanya tetap sama di setiap sumbu (1:1). Konsep ini krusial bagi drafter engineer, karena tujuan gambar isometril adalah merepresentasi 3D yang ukurannya bisa diukur langsung secara akurat.
Aturan menggambar isometrik

Baik gambar tangan atau tools, gambar isometrik memiliki aturan tersendiri. Benda isometrik digambar menggunakan garis vertikal dan horizontal.
Dalam pandangan isometrik, garis vertikal tetaplah vertikal. Sedangkan garis horizontal digambar dengan sudut 30 derajat terhadap bidang horizontal atau titik nol.
Sudut antara ketiga sumbu bidang koordinat harus 120 derajat. Proyeksi isometrik menampilkan tiga wajah suatu objek, semuanya dibuat seragam.
Tipe Gambar Isometrik

Cara menggambar teknik memiliki berbagai tipe dengan kelebihan dan kekurangan. Ini pun berlaku dengan gambar isometrik.
Proyeksi isometrik
Proyeksi ini adalah yang paling umum dalam gambar isometrik. Jenis proteksi tersebut sudah familiar pada kuliah gambar teknik.
Proyeksi isometrik memiliki sumber pada jarak yang sama, pada sudut 120 derajat. Secara visual, gambar teknik jauh tampak realistis.
Proyeksi dimetri
Proyeksi ini hanya memiliki dua dari tiga sumbu yang memiliki sama besarnya. Sedangkan sumbu ketiga memiliki sudut yang berbeda.
Proyeksi dimetri digunakan untuk menunjukan bagian tertentu saja. Terutama jika bagian tersebut punya peran krusial kaya gelandang serang.
Proyeksi trimetri
Proyeksi trimetri merupakan gabungan gambar isometrik dengan ketiga sumbunya tidak sama. Jenis ini memiliki fleksibilitas dalam memilih sudut sumbu demi penyesuaian.
Proyeksi ini kurang diminati karena tidak punya standarisasi. Alhasil tidak cocok untuk khalayak publik.
Pelajari cara menggambar isometrik bersama Engineering Academy

Kamu mampu menggambar isometrik kalau tahu seluk beluk pembuatanya. Tidak harus bagus yang penting gambar teknik kamu dapat menyajikan informasi secara menyeluruh.
Selama 16 jam kedepan, kamu dipandu cara menggambar isometrik dari nol. Mulai dari mindset sampai pengaplikasiannya di industri. Semuanya terjadi dalam Learning SketchUp & Rendering for Basic.
Klik tautan di sini memproses langsung materi gambar isometrik.
byjus. “Isometric Sketch – Rules, Examples, and Steps to Draw.” BYJUS, byjus.com/maths/isometric-sketch/.
onestopndt. “Isometric Drawing Techniques.” OnestopNDT, 6 Nov. 2023, www.onestopndt.com/ndt-articles/how-to-draw-isometric-drawing. Accessed 24 Mar. 2024.
updated, Sorcha O’HigginsContributions from Rosie Hilder last. “Isometric Drawing: A Designer’s Guide.” Creative Bloq, 21 Oct. 2022, www.creativebloq.com/features/isometric-drawing#section-how-to-draw-an-isometric-cube. Accessed 24 Mar. 2024.






